Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Thursday, November 27, 2008

Nge-Blog Bisa Ngilangi Stres Juga

Runtinitas dan pekrjaan sehari-hari terkadang membuat kita merasa penat. Hal ini bisa terkadang bisa menyebabkan stess juga. Untuk mengobatai rasa itu kadang kita perlu mencari kegiatan yang bisa menenangkan pikiran kita dari penatnya rutinitas kita sehari-hari.
Banyak kegitan yang bisa kita lakukan untuk sejenak melupakan masalah yang kita hadapi seperti berlibur. berolah raga atau melakukan hobby yang kita disukai. Tapi terkadang kita tidak mempunyai waktu untuk melakukan semua itu. Untuk masalah itu kita bisa melakukan suatu kegiatan yang tidak memerlukan waktu yang banyak seperti nge-blog yaitumembaca blog-blog yang ada atau menuliskan apa yang ingin kita tulis atau masalah yang kita hadapi di dalan blog kita. Bagi sebagian orang ngeblog bisa membantu menguarangi stresnya karna dengan ngeblog dia bisa mencurahkan semua masalahnya.
Jadi bagi anda yang sedang stress mungkin bisa mencoba untuk ngeblog

Thursday, November 20, 2008

Kenapa Pada Rame Ngelamar PNS?

Sudah sekitar dua bulan ini begitu banyak departemen atau lembaga pemerintah membuka lowongan untuk menjadi PNS. Info terakhir yang ada pemprovsu juga membuka lowongan PNS di beberapa pemkab dan pemko. Ternyata begitu banyak peminat melamar menjadi PNS. Padahal kalau dilihat dari gaji sebenarnya gaji PNS tidak begitu besar. Apalagi banyak yang menganggap pegawai PNS kerjanya cuma santai2 aja dan begitu banyak terjadi korupsi di lingkungan PNS. Tapi walaupun mereka menganggap begitu mereka juga tetap ingin menjadi PNS. Ini sama dengan fenomena ketika orang banyak mengeluhkan pekerja di PLN tetapi begitu PLN membuka lowongan banyak pelamar yang berminat.
Jadi kenapa mereka tetap ngelamar ya?

Thursday, November 13, 2008

Orang IT Terkaya Di Dunia Tapi Tidak Terkaya Di Indonesia

Siapa yang tidak mengenal Bil Gates yang merupakan salah satu tokoh IT dan orang terkaya di dunia. Bil Gates yang merupakan pendiri dari Microsoft menujukkan bahwa berbisnis di bidang IT merupakan peluang yang bagus untuk sukses. Hal ini didukung juga dengan realita bahwa banyak tokoh - tokoh IT di dunia menjadi orang terkaya. Ini terbukti karna dari 100 orang terkaya di dunia terdapat 6 orang IT yang masing-masing berada di urutan  2,3,14,33, dan 41, jadi IT bukanlah sebuah bidang bisnis yang buruk. Buktinya adalah pada september 2008, dikabarkan oleh forbes, jumlah orang kaya di bidang IT bertambah.
Berikut adalah daftarnya :
  • 1. Bill Gates (Microsoft), USD 57 miliar
  • 3. Larry Ellison (Oracle), USD 27 miliar
  • 11. Michael Dell (Dell), USD 17.3 miliar
  • 12. Paul Allen (Microsoft), USD 16 miliar
  • 13. Sergey Brin (Google), USD 15.9 miliar
  • 14. Larry Page (Google), USD 15.8 miliar
  • 15. Steve Ballmer (Microsoft), USD 15 miliar
  • 33. Jeff Bezos (Amazon), USD 8.7 miliar
  • 47. Rupert Murdoch (News Corp.), USD 6.8 miliar
  • 54. Pierre Omidyar (eBay), USD 6.3 miliar
  • 59. Eric Schmidt (Google), USD 5.9 miliar
  • 61. Steve Jobs (Apple), USD 5.7 miliar
  • 84. Gordon Moore (Intel), USD 4.4 miliar
  • 84. John Sall (SAS Institute), USD 4.4 miliar
  • 91. David Sun (Kingston Technology), USD 4 miliar
  • 91. John Tu, (Kingston Technology), USD 4 miliar

Akan tetapi hal di atas tidak tampak di Indonesia karena dari 40 orang terkaya di Indonesia versi forbers tidak ada yang berbisnis IT. Mungkin hal ini yang menyebabkan banyak orang-orang IT yang pendah ke luar negeri

Friday, October 31, 2008

Arti Tujuan Dalam Hidup

Hidup harus mempunyai tujuan, kita pasti sudah sering mendengar kalimat itu. Kalimat tersebut memang benar, setiap manusia harus mempunyai tujuan dalam hidup bahkan setiap hal yang dilakukannya harus memiliki tujuan. Kenapa hal itu merupakan sesuatu yang penting sebab jika seseorang tidak mempunyai tujuan dalam hidup maka dia tidak akan pernah tahu bagaimana sebuah kesuksesan karena kesuksesan merupakan keberhasilan seseorang dalam mencapai tujuannya.
Seseorang yang tidak mengetahui tujuannya tidak akan pernah melakukan suatu usaha dalam hidup. Hal ini kusadari ketika dosenku dulu pernah menyuruh kami melemparkan tutup bolpoint kami ke depan. Dengan hati yang bertanya-tanya kami melemparkan tutup bolpoint kami kedepan secara serentak. Semuanya melempar kedepan tanpa arah yang jelas. Kemudia dosenku menggambar sebuah titik di papan tulis kemudian menyuruh kami melempar lagi tutup bolpoint tersebut ke titik yang di buatnya di papan tulis. Walaupun tidak semua pas mengenai titik yang digambarkan oleh dosen tersebut tetapi semuanya berusaha agar tutup bolpointnya mengenai sasaran yang telah ditentukan.
Dari hal di atas akhirnya kami menyadari bahwa ketika kami di beri tujuan arah lemparan tersebut maka kami berusaha melakukan lemparan yang tepat berbeda dengan lemparan pertama kami yang tidak mempunyai tujuan. Dari sini jelas terlihat ketika seseorang mempunyai suatu tujuan maka dia akan berusaha mencapai tujuan tersebut.

Heroes, Pahlawan Atau Penjahat

Bagi penggemar serial tv amerika pasti tahu serial Heroes yang mengisahkan tentang orang-orang yan memiliki kemapuan khusus. Di Indonesia session 1 serial ini pernah ditayangkan di trans tv dan sekarang tayang ulang d trans7. Di Amerika sendiri serial ini sedang tayang yang sekarang sudah memasuki session 3. Serial ini merupakan serial terlaris di Amerika karena ceritanya yang menarik dan membuat penonton semakin penasaran.
Pada session 3 yang bertajuk "Villains" ini cerita semakin membuat penonton penasaran. Pada awal-awal episode penonton menjadi bingung siapa sebenarnya pahlawan dan siapa sebenarnya penjahat dalam cerita ini. Tokoh-tokoh yang pada session sebelumya menjadi penjahat sepertinya berubah menjadi pahlawan dan tokoh yang merupakan pahlawan pada session sebelumnya terlihat berubah menjadi penjahat. Semuanya menjadi tidak jelas siapa sebenarnya pahlawan dan siapa sebenarnya penjahat. 
Akan tetapi hal ini yang mebuat jadi menarik karena dalam cerita ini memberi makna bahwa kita bahwa seseorang yang sebelumnya seorang penjahat bisa menjadi seorang pahlawan dan sebaliknya seseorang yang dianggap pahlawan sebelumnya dapat menjadi seorang penjahat. Ini memberi tahu kita bahwa kita tidak dapat menilai seseorang dari masa lalu dan penampilannya saja. Dan yang perlu diingat adalah menjadi pahlawan atau menjadi penjahat bukan merupakan takdir tetapi merupakan pilihan yang harus kita tentukan.

Susahnya Menulis

Kalau dipikir sejenak sebenarnya menulis itu merupakan suatu hal yang mudah dilakukan. Dari sekolah dasar kita telah diajarkan bagaimana cara menulis. Di sekolah dasar tersebut kita mulai belajar menulis hal-hal sederhana yang kita ketahui dalam kehidupan kita sehari-hari seperti nama kita dan kegiatan yang kita lakukan. Jadi dari hal tersebut sebenarnya kita telah dilatih untuk menulis hal-hal yang kita ketahui.
Akan tetapi setelah kita dewasa dan memiliki pengetahuan yang lebih banyak dari pendidikan yang telah kita dapat banyak orang yang merasa sangat sulit untuk menulis sesuatu. Hal ini dapat kita lihat banyaknya mahasiswa yang sangat kesulitan dalam mebuat tulisan untuk laporan tugas kuliah, jurnal sampai tugas akhir yang seharusnya bisa ditulis oleh seorang mahasiswa. Padahal dengan pengetahuan yang lebih bertambah seharusnya sesorang bisa menulis lebih banyak lagi. Karena hal yang harus ditulisnya tersebut merupakan hal-hal yang telah dipelajari atau hal-hal yang harus dipelajarinya sebagai mahasiswa. 
Sebenarnya ada dua hal yang dapat menyebabkan hal di atas. Pertama, mahasiswa tersebut memang tidak memiliki pengetahuan yang seharusnya dimilikinya sebagai mahasiswa dan yang kedua, mahasiswa tersebut tidak terbiasa menulis apa-apa yang telah diketahuinya. Untuk masalah yang pertama si mahasiswa harus sadar diri bahwa dia perlu banyak belajar lagi sehingga layak disebut sebagai mahasiswa. Sedangkan pada masalah yang kedua seharusnya mahasiswa tersebut membiasakan diri untuk mendokumentasikan (menulis) apa-apa yang telah diketahuinya.
Sebagai contoh, ketika seorang mahasiswa jurusan komputer telah mempelajari sebuah bahasa pemrograman sehingga dia bisa membuat program seperti program kalkulator sederhana dia dapat menuliskan tutorial mengenai cara membuat program kalkulator sederhana. Hal ini memang terlihat sepele, tetapi dengan ini dia akan terbiasa membuat tulisan hal-hal yang diketahuinya. Akan tetapi terkadang seorang mahasiswa tidak tahu bagaimana cara menulis tutorial tersebut padahal dia tahu membuat program tersebut. Hal ini dapat diatasi dengan cara membaca tutorial-tutorial yang dibuat orang lain sehingga dia tahu cara menulis tutorial. Hal ini juga berlaku untuk penulisan tugas akhir mahasiswa tersebut dia juga harus juga membaca tugas akhir yg telah di buat orang lain sehingga dia tahu bagaimana membuat tugas akhir.
Dari hal-hal di atas dapat disimpulkan bahawa untuk bisa menulis seseorang harus terbiasa menulis hal sederhana dari pengetahuannya. Dan untuk terbiasa menulis sesuatu seseorang juga harus terbiasa membaca, karean tidak mungkin seseorang bisa menulis kalau dia tidak terbiasa untuk membaca.